DIRGAHAYU BRIGIF 13/GALUH KE-62<> SEMOGA TETAP JAYA "SETIA DAN BERANI"

GALUH DALAM GAMBAR

SEJARAH



SEJARAH SINGKAT KESATUAN BRIGIF 13/GALUH


Brigade Infanteri 13/Galuh Kostrad cikal bakalnya merupakan Kesatuan  yang  bernaung  dibawah Panji Siliwangi,  yang  dilahirkan  dari berbagai laskar perjuangan rakyat bersenjata untuk melawan penjajah.


Hari jadi Brigif 13/Galuh pada tanggal 11 September 1949.



Pada tanggal 11 September 1949 di daerah Jawa Barat telah  diadakan  perubahan  menjadi beberapa Komando Daerah Militer.   Sehingga  di daerah  Cirebon  dijadikan Komando Militer Daerah  I  (KMD-I)  dibawah pimpinan Mayor U.Rukman dengan mendapatkan tugas tempur dan tugas Territorial.   Pada saat inilah sebagai awal sejarah dijadikannya  dasar  untuk menetapkan  terbentuknya  Komando Resort Militer Priangan  Timur  atau Korem Priatim selanjutnya menjadi Brigif 13 Galuh sehingga sampai saat ini  tanggal  11  September 1949 dijadikan sebagai  dasar  "HARI  JADI BRIGIF 13 GALUH".

Pada saat penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada RIS maka KMD-I  dilikwidir menjadi Brigade XII dengan pimpinan Letkol U.Rukman  dan PST I dengan tugas Territorial dipimpin oleh Mayor Mashudi untuk  Staf Operasional  dipimpin oleh Mayor A.Gani kemudian diganti  oleh  Kapten Wachyu Hagono sedangkan untuk Staf Teritorialnya dipimpin oleh  Mayor Adimartapraja. Kompi-Kompinya dijadikan 2 Batalyon dan 1 Stoot Detasemen yang menjelma menjadi Batalyon-Batalyon :

1.         Batalyon "A" dipimpin oleh Kapten A. Sentot.
2.         Batalyon "B" dipimpin oleh Kapten D. Mustofa.
3.         Stoot Detasemen dipimpin oleh Kapten Machpud Pasya.

KMD-II  menjadi Brigif XIII dipimpin oleh Mayor A.  Nasuhi,  Chef Staf oleh Mayor Suwarto, Kepala Staf oleh Kapten A.J. Witono.S. dengan Batalyon-Batalyon :

1.         Batalyon 303 dipimpin oleh Kapten Kaharudin Nasution.
2.         Batalyon 305 dipimpin oleh Kapten M. Parhadimulya.
3.         Batalyon "P" dipimpin oleh Kapten Syachra.
4.         Batalyon "X" dipimpin oleh Kapten Jaelani.
       
Unsur Teritorial :
       
1.         Daerah Ciamis dipimpin oleh Letda Sutarso.
2.         Daerah Tasikmalaya dipimpin oleh Letda Sujono.

        Pada tanggal 12 Juli 1950 terjadi penukaran daerah antara Brigade XII  kemudian menjadi Brigade "A" dipindahkan dari daerah  Cirebon  ke daerah Priangan Timur.
       
Brigade  XIII kemudian menjadi Brigade "C" dipindahkan ke  daerah Cirebon.  Brigade "A" dengan dikurangi 1 Batalyon yaitu  Batalyon  "X" (penjelmaan Stoot Detasemen KMD-I) yang kemudian menjadi  Batalyon  315  dan  mendapatkan  2  Batalyon  yaitu  Batalyon  123
pimpinan Mayor Kaharudin Nasution  dan Batalyon 124 dipimpin oleh Kapten Abdul Kadir,  sehingga susunan  Brigade "A" menjadi :
      
1.         Batalyon 121 pimpinan Mayor Sentot.
2.         Batalyon 122 pimpinan Mayor D. Mustofa.
3.         Batalyon 123 pimpinan Mayor Kaharudin Nasution.
4.         Batalyon 124 pimpinan Kapten Abdul Kadir.

Berdasarkan  Divisi Order Nomor  073 / 12 / 1950 tanggal  19-12-1950 terjad perubahan nama Batalyon antara lain sbb :
       
1.         Batalyon 121 menjadi Batalyon 301. 
2.         Batalyon 122 menjadi Batalyon 302.   
3.         Batalyon 123 menjadi Batalyon 303.            
4.         Batalyon 124 menjadi Batalyon 304.       
       
Dengan  Divisi Oder Nomor  33 / PDS / 52 tanggal  30-5-1952  sebutan Brigade "A" diganti dengan Resimen 11, dan Staf  PST II dibubarkan.
       
Berdasarkan Surat Keputusan Panglima Nomor : KPTS-012/2/IV/SLW/52 tanggal  15-11-1952 Batalyon 319/9 pimpinan Kapten Maryono  dimasukan ke Resimen Infanteri 11.
       
Berdasarkan  Keputusan Panglima Nomor : KPTS/119/PLM/53  Batalyon 319 dibubarkan.
        
Berdasarkan Kerputusan Panglima Nomor: KPTS/54/PLM/KPTS/54  Resimen 11 disusun menjadi 5 Batalyon Organik antara lain :

1.         Batalyon 302 dipimpin Kapten S. Hadiprawira.
2.         Batalyon 303 dipimpin Kapten A.J.Kusno.     
3.         Batalyon 316 dipimpin Mayor  Malao.        
4.         Batalyon 321 dipimpin Kapten Afandi.       
5.            Batalyon 323 dipimpin Mayor  Makmun.

Berdasarkan  Surat Keputusan Panglima Nomor :  70-3/5/58  tanggal 17-5-1958  Resimen Infanteri 11 menerima Panji Resimen dengan  Nama  " GALUH" dan berdasarkan Surat Keputusan Nomor : Kpts-11-3/8/1958  tanggal 28-8-1958 diresmikan Panji-Panji Batalyon antara lain :
                    
1.         Batalyon 302 dengan Panji Brawijaya.       
2.         Batalyon 303 dengan Panji Setya Perlaya.    
3.         Batalyon 316 dengan Panji Singamaharaja.   
4.         Batalyon 321 dengan Panji Galuh Taruna     
5.         Batalyon 323 dengan Panji Buaya Putih

Pada tanggal 4-7-1960 dengan surat Perintah Nomor  :  SP/812/7/1960 tanggal  4-7-1960 sebutan Resimen Infanteri 11 Galuh  dirubah  menjadi Komando Resort Militer Priangan Timur atau disingkat Korem Priatim.
       
Berdasarkan Surat Keputusan Pangdam VI/Siliwangi Nomor: Skep/120-2/9/1962  tanggal 29-9-1962 Korem Priatim dihapus dan  dibentuk  Korem 062/Tarumanegara di Garut dan Brigif 13/Galuh di Tasikmalaya.
            
Pada  tanggal 5 Oktober 1962 di Alun-Alun  Kabupaten  Tasikmalaya Pangdam  VI/Siliwangi meresmikan berdirinya Brigif 13/Galuh  merupakan kelanjutan dari Korem Priatim.
       
Brigade Infanteri 13/Galuh terdiri dari Batalyon-Batalyon sbb :
       
1.         Batalyon 303 dipimpin oleh Mayor P.Y. Sucipto
2.         Batalyon 321 dipimpin oleh Mayor R.E. Junaedi
3.         Batalyon 323 dipimpin oleh Mayor Suhadi.  
       
7.         Peralihan organisasi/administrasi.                    Berdasarkan  Surat  Keputusan Kepala Staf Angkatan  Darat  Nomor: Skep/1100/XI/1977  tanggal 16 Nopember 1977 terhitung mulai tanggal  1 Januari  1978  kesatuan Brigade Infanteri  13/Galuh  dipindahkan  dari Organik/Administrasi Kodam VI/Siliwangi ke Organik/Administrasi Komando  Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) dan pada tanggal 8  Mei 1978 Komando Brigade Infanteri 13/Galuh disertai pasukan telah  melaksanakan pelaporan peralihan Komando dari Kodam VI/Siliwangi kepada  Pangkostrad.


Riwayat Penugasan.



Mabrigif 13Galuh.
       
1)         Tahun 1950 s/d 1959 Penumpasan DI/TII Jawa Barat di Priangan Timur.
2)            Tahun 1959 s/d 1960 Penumpasan Pemberontakan PRRI Permesta di Sumatera.
3)         Tahun  1963 s/d 1965 Penumpasan Gerombolan Kahar Muzakar  di Sulawesi Selatan Tenggara.
4)         1 Oktober 1965 s/d Desember 1965 Penumpasan G.30.S PKI di Jawa Barat. 
5)            Tahun 1986 s/d 1987 sebagai Ko Sektor di Timor Timur dipimpin Kolonel Inf Mukoginta.
6)            Tahun 1989 s/d 1990 sebagai Ko Sektor di Timor Timur dipimpin Kolonel Inf  Irtom. Tabrani.
7)            Tahun 1995 s/d 1995 sebagai Ko Sektor di Timor Timur  dipimpin Kolonel Inf  Cornel Simbolon.
8)            Tahun 1997 s/d 1998  sebagai Ko Sektor di Irian Jaya dipimpin Kolonel Inf Hendra Rizal.
9)            Tahun 1999 sebagai Ko Sektor di Timor Timur  ( Jejak pendapat ) dipimpin Kolonel Inf Sutrisno.
10)         Tahun 2000 s/d 2001 sebagai Ko Sektor di Maluku Utara dipimpin Kolonel Inf Sutrisno S.Sos.
11)         Tahun 2001 s/d 2002 sebagai Ko Sektor di Aceh dipimpin Kolonel Inf  Waris.
12)         Tahun 2003 s/d 2004 sebagai Ko Sektor di Aceh dipimpin Kolonel Inf B. Zuirman.